Resume Topologi Jaringan (RIFKI ANDREAN FEBRIANTO_15220412)
TOPOLOGI JARINGAN
1. Topologi Jaringan Ring
Perangkat komputer yang terhubung dengan topologi ring akan membentuk seperti cincin, karena hanya tersambung dengan dua titik jaringan.Karakteristik atau ciri – ciri dari topologi ring selain terhubung dengan rangkaian seri, dan membentuk loop tertutup adalah sebagai berikut.
Kelebihan Topologi Ring
- Meminimalisir tabrakan paket, karena semua data mengalir searah dalam topologi ring.
- Dapat mengirim data berkecepatan tinggi.
- Penambahan workstation tidak akan memengaruhi kinerja jaringan.
- Menawarkan jaringan yang dapat diandalkan dengan investasi biaya murah, karena membutuhkan lebih sedikit kabel, memiliki teknologi yang futuristik, serta konektivitas tanpa batas dengan beberapa penyedia layanan.
Karakteristik Topologi Ring
- Layout sederhana.
- Pengiriman paket data melalui satu arah (bisa dari kiri ke kanan atau sebaliknya).
- Tidak terjadi tubrukan (collision) saat proses pengiriman.
- Tipe kabel biasanya menggunakan kabel UTP atau patch cable (IBM 6).
- Lebih lambat karena data dalam topologi ring harus melewati setiap workstation.
- Jika ada satu workstation yang mengalami kegagalan, semua jaringan akan terpengaruh.
- Pengiriman dan penerimaan data cukup lama, karena harus melewati masing-masing komputer.
Cara Kerja Topologi Ring
- Masing – masing node terletak pada kedua sisi penguat sinyal pusat.
- Setiap perangkat komputer akan saling memperkuat sinyal.
- Menggunakan token untuk menerima dan kemudian meneruskan sinyal.
- Token juga akan mengirim paket data saat dibutuhkan.
Contoh dari sebuah topologi ring dapat memperjelas karakteristi dan prinsip kerja secara bersamaan.
Contoh Topologi Ring
2. Topologi Jaringan Mesh
Sama dengan tree, topologi mesh juga kombinasi atau gabungan, hanya saja mesh tergabung dari ring dan star.
Karakteristik utama yang dimiliki dari jenis topologi gabungan ini adalah setiap perangkat komputer melakukan komunikasi secara langsung dengan perangkat yang akan dituju atau dedicated links. Sedangkan karakteristik lainnya adalah sebagai berikut.
Karakteristik Topologi Mesh
- Hubungan berlebihan antar perangkat pada sebuah topologi.
- Jumlah perangkat terhubung sangat banyak akan sulit dikendalikan.
- Tersusun agar dapat saling terhubung antar perangkat.
- Fault Tolerance.
- Limit bandwidth besar.
- Keamanan data terjamin.
- Komunikasi lancar walaupun dalam jumlah banyak.
- Mudah melakukan troubleshoot.
- Membutuhan banyak kabel.
- Pembiayaan mahal.
- Kesulitan dalam proses instalasi.
Cara Kerja Topologi Mesh
- Setiap node langsung terhubung ke node yang dituju melalui sebuah kabel.
- Traffic paket data lebih cepat karena langsung terhubung tanpa perantara..
Contoh Topologi Mesh
3. Topologi Jaringan Bus
Karakteristik Topologi bus
- Semua node atau simpul terangkai secara seri.
- Setiap ujung kabel (akhir dan awal) tertutup dengan terminator.
- Tidak membutuhkan hub.
- Membutuhkan T-connector pada setiap Ethernet card (adaptor).
Jika sudah mengetahui karakteristik dari topologi bus, maka pelajari cara kerja topologi tersebut sebelum memilih untuk menggunakannya.
Cara Kerja Topologi Bus
- Menghubungkan beberapa perangkat komputer menggunakan backbone atau kabel utama.
- Masing – masing komputer dapat menerima ataupun mengirim paket data.
- Pengiriman paket data hanya dapat terjadi jika kabel utama bebas (tidak ada pertukaran paket data antar komputer yang lainnya).
Karakteristik serta cara kerja topologi bus sederhana karena tidak membutuhkan kabel banyak, akan tetapi proses pengiriman paket akan terhambat jika masih terdapat aktivitas pertukaran dari komuter yang lainnya.
Contoh Topologi Bus
4. Topologi Jaringan Star
Konsep dari topologi star seperti bentuk bintang yang memiliki titik pusat atau node pusat di tengah sehingga dapat menghubungkan keseluruh node yang lain.
Karakteristik Topologi Star
- Setiap node langsung terkoneksi dengan hub atau switch.
- Kinerja jaringan menurun jika paket data terbroadcast pada seluruh node.
- Jika salah satu Ethernet card rusak atau putus, jaringan masih tetap menyala.
- Tipe kabel adalah UTP.
- Membutuhkan kabel dalam jumlah sedikit.
- Pembiayaan lebih murah.
- Pemasangan mudah dilakukan.
- Terjadi collision saat terjadi traffic paket data .
- Pengiriman paket data tidak efisien.
- Troubleshoot sangat sulit.
- Akses koneksi lambat.
Cara Kerja Topologi Star
Berbeda dengan bus, cara kerja topologi star yaitu :
- Semua jaringan komputer terhubung dengan server pusat di tengah.
- Terhubungan melalui hub atau switch.
- CAM (Content Addresable Memory) menyimpan alamat komputer yang terhubung.
Supaya lebih jelas, cara kerja dari topologi star tergambar dalam contoh berikut ini.
Contoh Topologi Star
5. Topologi Hybrid
Karakteristik Topologi Hybrid
- Terdiri dari setidaknya dua jenis topologi jaringan
- Desain jauh lebih kompleks dan memiliki kesulitan tingkat tinggi
- Topologi jenis gabungan ini akan memiliki karakteristik topologi asal pembangun. Sehingga jika topologi ini berasal dari gabungan topologi ring dan topologi star, maka Anda dapat menemukan karakteristik kedua topologi di atas dalam satu jaringan.
- Cocok untuk penggunaan pada komputer dengan kebutuhan yang lebih kompleks.
Kelebihan Topologi Hybrid
- Kecepatan Stabil untuk Kenyamanan Pengguna
- Penghubung jaringan
- Mudah di-skalakan
- Minim kerusakan
Kekurangan Topologi Hybrid
- Harga yang Tidak Murah
- Proses Pemasangan yang Tidak Mudah
- Perawatan yang Mahal
Cara Kerja Topologi Hybrid
- Penggunaan konsep kerja dari dua atau lebih topologi jaringan
- Beradaptasi dengan Pengaturan Jaringan Sesuai Kebutuhan
- Dapat Dipasang di Berbagai Jaringan.
- Menerapkan Berbagai Macam Konsep

Komentar
Posting Komentar